Bangun tunnel PPTP, lalu pilih jenis VPN yang tepat untuk kasus berbeda.
Bukan kuis cepat. Di lab ini kamu menyusun konfigurasi PPTP, lalu masuk ke VPN Decision Lab untuk mencocokkan PPTP, L2TP/IPsec, SSTP, OpenVPN, WireGuard, EoIP, GRE, dan IPIP sesuai kebutuhan jaringan.
Public: 10.10.10.100
LAN: 192.168.10.0/24
Tunnel: 10.20.20.1
Internet dinamis dari LAN
LAN: 192.168.20.0/24
Tunnel: 10.20.20.2
Room 1 - Recon Topologi
Pahami dulu perannya. Pada artikel Citraweb, Router Office A menjadi konsentrator PPTP Server, sedangkan Office B membuat koneksi PPTP Client ke IP publik server.
Room 2 - Urutkan PPTP Server
Susun kartu dari atas ke bawah. Gunakan tombol panah agar urutannya benar.
Room 3 - Isi Secret Tunnel
Secret menentukan autentikasi client dan alamat IP tunnel setelah link terbentuk.
Room 4 - Protocol Gate
PPTP bisa gagal jika firewall/router di jalur internet memblokir protokol yang diperlukan.
Room 5 - Urutkan PPTP Client
Router cabang membuat interface PPTP Client dan dial ke IP publik router pusat.
Room 6 - Static Route dan Verifikasi
Tunnel connect belum cukup. Agar LAN saling berkomunikasi, tiap router perlu route menuju LAN lawan lewat IP tunnel.
Room 7 - VPN Match Card
Cocokkan jenis VPN/tunnel dengan karakteristik utamanya. Mode ini membantu siswa mengingat alasan ada banyak jenis VPN.
Room 8 - VPN Decision Lab
Pilih jenis VPN/tunnel yang paling sesuai untuk setiap kasus. Jawaban dinilai dari kebutuhan utama, bukan dari hafalan nama.
Room 9 - Risk Sorting
Pilih jenis tunnel yang tidak boleh dianggap aman secara bawaan tanpa tambahan proteksi/enkripsi.